Sepuluh Langkah Mewujudkan Mimpi: Langkah Keempat, Apa Motivasi Saya?
Seorang teman pernah bertanya ke saya. Dia memiliki masalah karena sering bersemangat mengerjakan sesuatu tetapi tidak lama kemudian dia sudah tidak bersemangat lagi. Bagaimana cara mengatasinya? Saya pun mengalami masalah yang sama dengannya.
Terkadang saya sangat bersemangat menulis. Saya duduk berjam-jam di depan laptop. Tetapi lebih sering saya tidak menulis sama sekali. Pernah saya mengambil cuti satu minggu supaya saya bisa meyelesaikan satu proyek tulisan saya tetapi hasilnya nol. Tidak satu katapun saya ketikan. Masalahnya apa? Jawabannya sederhana. Apa motivasi saya melakukan itu semua. Jika motivasinya kuat maka saya akan melakukannya tetapi jika tidak ada motivasi maka saya ogah-ogahan menyelesaikan proyek saya.
Ada empat jenis motivasi yang saya bahas di buku ini. Yang pertama adalah motivasi karena takut Read more
Sepuluh Langkah Mewujudkan Mimpi: Langkah Ketiga, Ujilah Daftar Mimpi Anda
Benarkah mimpi tersebut adalah mimpi Anda? Pengujian menjadi hal penting buat Anda.
Saya sudah sering membaca kisah seorang yang berjuang di dalam hidupnya demi mimpi orang lain bukan dirinya sendiri. Banyak karyawan yang bekerja sangat keras demi mimpi orang yang mempunyai perusahaan. Apakah para karyawan ini menyadarinya?
Mereka harus berjuang sampai-sampai mereka mengorbankan waktu mereka dengan pulang larut malam. Besoknya mereka harus berangkat sangat pagi untuk menyelesaikan tugas-tugas yang menumpuk di mejanya. Banyak asisten yang mengeluhkan mereka harus lembur sementara atasannya sudah pulang. Read more
Sepuluh Langkah Mewujudkan Mimpi: Langkah 1, Tetapkan Impian Besar Anda
Banyak orang yang tidak tahu apa yang dia impikan. Ketika ditanya, apa yang kamu inginkan? Mereka akan mejawab seperti ini:
”Aku ingin mobil yang harganya hampir satu milyar itu lho.”
”Aku ingin memiliki istri yang cantik, rajin, kaya, dan setia.”
”Aku ingin bahagia tanpa bekerja.”
”Aku ingin berguna bagi nusa dan bangsa.”
”Aku ingin punya perusahaan sendiri.”
Tetapi satu tahun kemudian apakah keinginan Anda masih sama?
Mimpi yang selalu berubah.
Saya masih ingat ketika kecil saya bercita-cita menjadi dokter. Dokter menurut saya saat itu, adalah pekerjaan yang sangat menyenangkan. Dia sangat disegani oleh orang-orang disekitarnya. Mereka terkenal sebagai orang pintar di tengah masyarakat yang ada. Mereka membantu setiap orang yang sakit dan menyembuhkan mereka. Seakan-akan dokter memiliki obat ajaib yang bisa menyembuhkan banyak orang. Tidak hanya itu, dokter juga memiliki pendapatan yang cukup tinggi. Yang jelas para dokter bisa hidup lebih layak dibandingkan dengan keluarga saya. Read more

