Pengembangan Diri: Anda Diciptakan Untuk Menghasilkan Keturunan
Di budaya Jawa ada istilah banyak anak banyak rejeki. Banyak orang yang tidak setuju dengan istilah ini tetapi menurut saya istilah ini benar. Hanya saja cara pandang saya berbeda dengan yang lainnya. Mereka yang memegang prinsip banyak anak tersebut menganggap bahwa ketika memiliki anak maka akan datang rejeki yang lebih besar. Kalau budaya ketika prinsip tersebut ada yaitu budaya desa dan memerlukan banyak tenaga kerja maka prinsip tersebut benar. Semakin banyak anak mereka memiliki banyak orang untuk mengelola tanah mereka yang luas. Mereka memiliki tenaga kerja yang banyak. Para wanita bekerja di dapur menyiapkan makanan sedangkan para laki-laki di ladang, mengolah tanah. Akhirnya hasil yang didapatkan pun semakin banyak. Boleh-boleh saja berpendapat seperti itu tetapi bukankah anak itu sendiri merupakan rejeki dari Tuhan? Bukankah banyak orang yang meminta anak? Jadi boleh dong mereka yang memiliki banyak anak berbahagia karena mereka dipercaya mengasuh banyak anak. Read more

