Menguji Impian Anda by John C. Maxwell

June 22, 2011 by S. Libe Suryapusoro
Filed under: pengembangan diri 
  1. Pertanyaan tentang kepemilikan: Apakah impian saya benar-benar impian saya?
    1. Saya akna menjadi orang yang paling senang di dunia ini jika saya meraih impian saya.
    2. Saya telah menceritakan impian saya kepada orang lain, termasuk orang yang saya kasihi.
    3. Impian saya sudah ditentang oleh orang lain dan saya masih mempertahankannya.
  2. Pertanyaan tentang kejelasan: apakah saya melihat impian saya dengan jelas?
    1. Saya dapat menjelaskan intisari dari impian saya dalam satu kalimat.
    2. Saya dapat menjawab hamper setiap pertanyaan tentang apa (jika bukan tentang bagaimana) dari impian saya.
    3. Saya telah menulis uraian yang jelas tentang impian saya yang mencakup fitur atau sasaran utamanya.
  3. Pertanyaan tentang realitas: apakah saya bergantung pada factor-faktor di dalam kendali saya untuk meraih impian saya?
    1. Saya tahu apa bakat terbesar saya dan impian saya sangat tergantung pada bakat tersebut.
    2. Kebiasaan saya yang sekarang dan kegiatan saya sehari-hari sangat menyokong potensi kesuksesan impian saya.
    3. Impian saya mungkin terwujud bahkans eandainya saya tidak beruntung, seandainya orang penting mengabaikan ataumenentang saya, atau seandainya saya menghadapi rintangan yang serius.
  4. Pertanyaan tentang hasrat: apakah impian saya memaksa saya untuk mengikutinya?
    1. Saya tidak dapat memikirkan apapun yang saya lebih suka kerjakan selain melihat impian saya terwujud.
    2. Saya berpikir tentang impian saya setiap hari dan sering terjaga atau tertidur sambil memikirkannya.
    3. Impian ini secara konsisten penting bagi saya selama paling sedikit satu tahun.
  5. Pertanyaan tentang jalan: apakah saya mempunyai strategi untuk mencapai impian saya?
    1. Saya mempunyai rencana tertulis tentang bagaimana saya bermaksud mencapai impian saya.
    2. Saya sudah menceritakan rencana saya kepada tiga orang yang saya hormati untuk mendapatkan umpan balik dari mereka.
    3. Saya telah membuat perubahan signifikan pada prioritas dan kebiasaan kerja saya untuk melaksanakan rencana saya.
  6. Pertanyaan tentang orang: apakah saya telah menyertakan orang-orang yang saya butuhkan untuk mewujudkan impian saya?
    1. Saya telah mengelilingi diri saya dengan orang-orang yang menginspirasi saya dan yang jujur dengan saya tentang kekuatan dan kelemahan saya.
    2. Saya telah merekrut orang dengan keterampilan yang saling melengkapi untuk membantu saya mewujudkan impian saya.
    3. Saya telah mentransfer visi untuk impian saya kepada orang lain dan mereka sama-sama memiliki visi tersebut.
  7. Pertanyaan tentang harga: apakah saya bersedia untuk membayar harga bagi impian saya?
    1. Saya tidak dapat menghitung kembali biaya spesifik yang sudah saya bayarkan untuk mencapai impian saya.
    2. Saya telah mempertimbangkan apa yang saya bersedia tukarkan untuk mencapai impian saya.
    3. Saya tidak akan membahayakan nilai-nilai saya, merusak kesehatan saya atau menghancurkan keluarga saya untuk mengejar impian saya.
  8. Pertanyaan tentang kegigihan: apakah saya melangkah lebih dekat pada impian saya?
    1. Saya dapat mengenali penghalang yang sudah saya atasi dalam mengejar impian saya.
    2. Saya berbuat sesuatu setiap hari-bahkan senadainya kecil sekali-untuk melangkah lebih dengan pada impain saya.
    3. Saya bersedia melakukan hal-hal yang sangat sukar untuk bertumbuh dan berubah supaya saya dapat mencapai impian saya.
  9. Pertanyaan tentang kepuasan: apakah bekerja kea rah impian saya membawa kepuasan?
    1. Saya bersedia untuk melepaskan idealism saya untuk menjadikan impian saya kenyataan.
    2. Saya bersedia bekerja selama bertahun-tahun atau bahkan beberapa dasawarsa untuk mencapai impian saya karena ini penting bagi saya.
    3. Saya begitu menikmati pengejaran impian saya sehingga seandainya gagal, saya akan menganggap hidup saya sidah dijalani dengan baik.
  10. Pertanyaan tentang keberartian: apakah saya beranfaat bagi orang lain?
    1. Saya dapat menyebutkan orang yang spesifik selain diri saya yang akan memperoleh manfaat jika impian saya terwujud.
    2. Saya bekerja untuk membagun sebuah tim dengan orang-orang yang berpikiran sama untuk mewujudkan impian saya.
    3. Apa yang saya lakukan untuk mencapai impian saya akan penting dalam lima, dua puluh atauseratus tahun mendatang.                        

Comments

Comments are closed.