Jangan Pacaran Dengan Orang Seperti Ini

March 3, 2010 by S. Libe Suryapusoro
Filed under: Keluarga 

Inilah Tanda-tanda pacar ataupun pasangan yang cenderung melakukan kekerasan dalam rumah tangga.

Kecemburuan  

Pada awal hubungan, seorang pelaku kekerasan akan selalu menyatakan bahwa kecemburuannya adalah pertanda cintanya yang begitu besar. Padahal sebenarnya rasa cemburu tidak ada hubungannya dengan cinta yang sesungguhnya. Cemburu adalah pertanda rasa tidak aman dan gila menguasai sesuatu yang dianggap hak miliknya. Orang ini akan mempersoalkan dengan siapa istrinya / pacarnya berbicara; menuduh bermain gila dengan orang lain; cemburu bila menghabiskan waktu terlalu banyak dengan keluarganya, dengan teman – teman atau dengan anak – anak; ia akan membatasi gerakan perempuan dan meminta temannya menjadi mata – mata untuknya.

 Perilaku Mengontrol  

Ia akan mengontrol dengan alasan demi keamanan perempuan dan supaya perempuan memanfaatkan waktunya dengan baik. Ia akan marah jika istri / pacarnya terlambat atau tidak menepati janji. Ia akan memberondong dengan pertanyaan rinci dia dari mana, dengan siapa, bicara pada siapa, apa yang dibicarakan. Pada tingkat yang parah dari perilaku ini, ada kemungkinan istri / pacar tidak akan diperkenankan memutuskan apa – apa tentang rumah atau dirinya sendiri termasuk bagaimana ia harus berpakaian. Ia bisa saja mengontrol pengeluaran istrinya dengan ketat dan istri harus meminta ijin apabila ingin bepergian atau bahkan bila hendak meninggalkan ruangan.

 Terlalu Cepat Intim  

Kebanyakan perempuan yang dipukuli, mengenal orang yang menyiksanya kurang dari 6 bulan. Laki – laki itu akan merayu dan memuja bahwa ia (perempuan itu) adalah cinta pertamanya: “kamu adalah satu – satunya orang yang dapat memahami saya”; “saya belum pernah jatuh cinta seperti ini sebelumnya” dan seterusnya. Laki – laki jenis ini menginginkan perempuan mati – matian dan akan mengkondisikan perempuan itu untuk merasa terikat padanya.

 Memiliki Harapan Yang Tidak Realistis 

Laki – laki ini sangat tergantung pada istri / pacar untuk segala keperluan / kebutuhannya. Laki – laki jenis ini mengharapkan perempuan harus dapat menjadi seorang sahabat, istri, ibu dan kekasih yang sempurna. Perempuan diharuskannya dapat menjaga perasaan laki – laki dalam segala yang dilakukan dan dikatakannya.

 Kekerasan Dengan Kata – kata 

Mengucapkan kata – kata yang keji dan sangat melukai hati, dengan maksud merendahkan martabat perempuan. Ia akan mengatakan bahwa istri / pacarnya adalah perempuan yang bodoh, dan tidak berarti apa – apa tanpa dia. Kata-kata “pelacur” sering diucapkan.

 Keras dan Kaku Soal Peran Jenis Kelamin

Laki – laki menuntut perempuan untuk melayaninya; ia akan mengatakan bahwa perempuan harus tinggal di rumah dan harus mematuhi suami / pacarnya dalam segala hal. Laki – laki ini akan melihat perempuan sebagai yang lebih rendah derajatnya dari laki – laki, lebih bodoh, tidak akan mungkin menjadi manusia yang utuh tanpa relasi dengan orang lain.

 Berubah Sikap Dalam Sekejap

Banyak perempuan yang bingung karena laki-laki yang menyiksa mereka, suasana hatinya dapat berubah – ubah dalam sekejap. Laki – laki ini dapat begitu baik pada suatu saat, tetapi dalam satu menit berikutnya ia telah marah meledak – ledak. Atau dalam semenit ia begitu bahagia, tetapi kemudian menjadi begitu sedih pada menit berikutnya. Laki – laki yang meledak – ledak dan berubah – ubah suasana hatinya (mood – nya) adalah tipe khas laki – laki yang suka memukul / menyiksa pasangannya. Perilaku ini berhubungan dengan perilaku yang sangat perasa.

 Pernah Menyiksa / Memukul Perempuan

Laki – laki jenis ini kemungkinan akan mengatakan bahwa dia dulu pernah memukul, tetapi itu karena kesalahan perempuan sendiri. Perempuan memperoleh informasi dan mendengar sendiri dari keluarga laki – laki itu atau bekas pasangannya bahwa laki – laki itu suka memukul. Laki – laki yang punya sifat ini akan cenderung memukul setiap perempuan yang bersama dengan dia.

 Mengancam

Dalam hal ini termasuk semua kekuatan fisik yang bermaksud mengontrol perempuan. “Saya tempeleng kamu!”, “Tutup mulutmu!”, “Saya bunuh kamu!”,  “Saya patahkan lehermu!”. Laki – laki yang punya sifat seperti ini, akan mengatakan bahwa “Semua laki – laki punya sifat begitu.” Akan tetapi sebenarnya, laki – laki pada umumnya tidak akan mengancam pasangannya seperti itu.  

 Merusak Atau Melemparkan Benda – Benda

Tindakan / perilaku ini dipakai sebagai hukuman terhadap perempuan (merusak barang yang disayangi); tetapi tindakan ini umumnya digunakan untuk menteror perempuan agar tunduk dan patuh pada laki – laki itu. Dia terkadang menendang kaki meja dan melempar benda ke arah perempuan. Sifat ini adalah sifat yangs sangat luar biasa, karena hanya orang yang sangat tidak dewasa yang memukul dan merusak benda – benda sebagai pengganti sasaran yang sesungguhnya. Ini dilakukan supaya perempuan merasa terancam dan takut.

 Memakai Kekuatan Fisik Selama “Mendebat” Perempuan 

Tindakan ini dapat berupa laki – laki menghempaskan tubuh perempuan ke lantai atau ke dinding atau ke arah mana saja ia inginkan; mendorong tubuhnya dengan keras sambil berteriak “Dengar kataku!”. Atau akan memuntir tangan atau mengancam akan menyundut perempuan dengan rokok, untuk menyuruh perempuan tersebut mengakui sesuatu sesuai dengan yang ia tuduhkan.

 Mengasingkan Perempuan

Ia akan mencoba untuk memutuskan hubungan seorang perempuan dengan siapapun dan dengan apapun. Bila perempuan itu hanya punya sahabat laki – laki, dia akan dianggap pelacur; bila punya sahabat perempuan dianggap lesbian; bila dekat dengan keluarganya dia dianggap dikuasai ibunya. Ia menuduh orang – orang yang memberikan dorongan – dorongan padanya sebagai penyebab masalah. Ia tidak menginginkan istri / pacarnya berhubungan dengan terlalu banyak orang; tidak mengijinkan istri / pacarnya memakai motor / mobil atau menghalanginya untuk bepergian atau menempuh pendidikan.

 Menyalahkan Orang Lain Untuk Masalahnya Sendiri

Bila ia sudah bertahun-tahun menganggur, orang lain selalu akan dianggap memperlakukan dia dengan tidak benar. Kadang sebenarnya dia yang salah, tetapi ia lalu menyalahkan perempuan telah membuat ia susah dan merusak konsentrasinya serta mengganggu pekerjaannya. Perempuan akan selalu dijadikan kambing hitam atas kesalahannya sendiri.

 Menyalahkan Orang Lain Atas Perasaannya

Ia akan sering mengeluarkan kata – kata seperti: “Kau membuat aku gila”, “Kau menyakiti perasaanku dan membuat aku marah karena tidak melakukan apa yang aku minta / kehendaki”, “Kemarahanku sudah sampai di ubun – ubun”. Ia benar – benar membuat keputusan tentang apa yang dipikirkan dan dirasakannya, tetapi akan memakai itu untuk memanipulasi istri / pacarnya. Sulit mengharapkan laki – laki jenis ini berkata: “Kau membuat aku bahagia” atau “Terima kasih untu doronganmu’.

Sifat Perasa Yang Berlebihan   

Laki – laki ini sangat mudah merasa tersinggung dan terhina. Dia akan mengatakan bahwa perasaannya dilukai bila sangat marah atau merasa diserang dengan kata – kata. Ia sangat menggembar – gemborkan ketidak-adilan yang menimpanya; yang sebenarnya merupakan hal – hal rutin hidup sehari – hari seperti lembur, kena tilang atau melakukan tugas – tugas rutin di rumah.

Kekejaman Terhadap Binatang atau Anak -anak

Orang ini dapat menghukum binatang secara sadis atau tidak peka terhadap kesakitan dan penderitaan binatang. Dia kadang mengharapkan anak – anak melakukan hal – hal diluar kemampuannya sebagai anak – anak, atau mengejek saudaranya yang lebih kecil / lebih muda sampai menangis. 60% dari laki – laki yang menyiksa / memukul perempuan, juga menyiksa / memukul anak – anak.

 Melakukan “Permainan” Yang Dipaksakan Dalam Melakukan Hubungan Seksual  

Laki – laki ini suka menjatuhkan / menghempaskan dan menekan perem-puan selama berhubungan intim. Dia suka berfantasi yang buruk seperti memperkosa, dimana perempuan sama sekali tidak berdaya. Ide pemerkosaan misalnya, akan membuat dia terangsang. Dia mungkin akan menghendaki hubungan intim itu di saat istrinya / pacarnya tidur, sakit atau dalam kondisi fisik sangat lelah.-

Dikeluarkan oleh

Sahabat Peduli

Comments

2 Comments on Jangan Pacaran Dengan Orang Seperti Ini

  1. betesda marsaulina on Mon, 22nd Mar 2010 11:55 am
  2. wah…..wah…wah..
    bacaan sangat menarik..
    mata saya, yang tadinya merem…jadi melek.
    bagus sekali dibaca buat kita-kita yang masih muda n single…
    oh…begitu rupanya…
    terima kasih banyak sudah terbitkan tulisan ini.
    saya jdi rajin ne..klik http://www.saya bisa.com.
    maju terus…pantang mundur
    God Bless.

  3. S. Libe Suryapusoro on Mon, 22nd Mar 2010 1:04 pm
  4. Makanya ati-ati dalam memilih pasangan. Jangan dipertahankan jika sudah memiliki gejala seperti diatas walaupun mereka mengatakan akan berubah tetapi tidak ada jaminan mereka berubah.