Gaya Kepemimpinan
Setiap orang memiliki gaya dalam memimpin. Bill Hybels dalam kepemimpinan yang berani memberikan sepuluh gaya kepemimpinan sebagai berikut:
Gaya Kepemimpinan visionaris. Ia memiliki gambaran yang jelas dalam benaknya mengenai apa yang akan terjadi di masa depan. Pemimpin seperti itu menyebarkan visi yang kuat dan memiliki antusiasme yang tidak kenal lelah untuk mengubah visi-visi itu menjadi kenyataan. Pemimpin dengan gaya ini sangat mudah dilihat. Dia akan berdiri di teman orang lain, menyampaikan sesuatu yang selama ini belum pernah orang lain pikirkan.
Gaya kepemimpinan yang memberi arah. Kekuatan kepemimpinan seperti itu adalah kemampuan yang Allah berikan kepada mereka untuk memilih jalur yang tepat bagi suatu organisasi saat organisasi itu berada di persimpangan kritis. Banyak gereja harus berani menentukan masa depannya. Apalagi dengan keadaan masyarakat seperti sekarang ini. Pemimpin dengan gaya ini akan berani berdiri di depan untuk menetapkan arah mana yang akan gereja tuju.
Gaya kepemimpinan strategis. Ia memiliki kemampuan yang Allah berikan untuk mengambil visi yang menarik dan memecah-mecahnya menjadi langkah-langkah berurutan dan dapat dicapai. Karunia kepemimpinan seperti ini membuat organisasi dapat bergerak dengan terencana menuju terwujudnya misinya. Kalau gaya kepemimpinan visionaris berbicara tentang gambaran akan masa depan, gaya kepemimpinan ini lebih berbicara tentang apa yang bisa kita lakukan, selangkah demi selangkah untuk mencapai visi yang sudah ditetapkan.
Gaya kepemimpinan tipe pengelola. Ia seorang pemimpin yang memiliki kemampuan untuk mengorganisir orang-orang, proses, dan sumber daya untuk mencapai sebuah misi. Dia bisa mengetahui orang yang tepat untuk pekerjaan yang tepat. Dia juga bisa mengatur anggaran yang ada.
Gaya kepemimpinan pembangkit motivasi. Mereka memiliki kemampuan yang Allah berikan untuk mengobarkan semangat tim mereka. Mereka senantiasa mencari orang yang letih lesu dan dengan segera menyuntikan inspirasi yang tepat kepada mereka yang paling membutuhkan.
Gaya kepemimpinan tipe penggembala. Adalah seseorang yang membangun sebuah tim dengan perlahan-lahan, mengasihi para anggotanya dengan mendalam, memelihara mereka dengan lemah lembut, mendukung mereka secara konsisten, mendengarkan mereka dengan sabar, dan mendoakan mereka dengan rajin.
Gaya kepemimpinan pembangun tim. Ia mengetahui visi dan memahami bagaimana cara mencapainya, namum menyadari bahwa dibutuhkan sekelompok pemimpin dan pekerja untuk mencapai tujuan.
Gaya kepemimpinan tipe wiraswasta. Mereka berfungsi optimal pada tahap awal sesuatu. Jika tidak secara berkala melahirkan sesuatu yang baru mereka mulai kehilangan energi. Tetapi mereka akan kesulitan untuk menjalankan sesuatu yang bersifat rutin. Mereka tidak terlalu terikat denagn prosedur.
Gaya kepemimpinan rekayasa ulang. Mereka punya kemampuan untuk mengambil alih situasi yang kacau dan membuatnya berganti haluan. Lalu memperbaiki setiap komponen yang rusak dan menggerakkannya ke arah yang tepat.
Gaya kepemimpinan menjembatani. Mereka memiliki kemampuan yang unik untuk menyatukan di bawah satu kepemimpinan rangkaian luas dari berbagai kelompok yang berbeda-beda.
Empat langkah yang disarankan Bill Hybels untuk menemukan dan mengembangkan gaya kepemimpinan Anda: Identifikasikan gaya atau gaya-gaya kepemimpinan Anda.
- Tentukan apakah gaya kepemimpinan Anda sesuai dengan situasi kepemimpinan saat ini.
- Identifikasikan gaya kepemimpinan setiap anggota tim Anda.
- Pastikan agar setiap orang cocok dengan kebutuhan kepemimpinan yang tepat dan tentukan apakah ada kekosongan di dalam tim yang perlu diisi.
- Abdikan diri Anda baik untuk mengembangkan gaya kepemimpinan yang dominan dan berkembang dalam gaya kepemimpinan yang lebih lemah.
S. Libe Suryapusoro di www.sayabisa.com

