postheadericon Keinginan Menimbulkan Semangat

Kita harus memiliki keinginan karena dari keinginan itulah menimbulkan semangat. Semangat sangat kita butuhkan ketika kita sedang melakukanvsesuatu. Kalau kita memiliki semangat maka kita akan melakukannya dengan kesungguh-sungguhan. Kalau kia melakukannya dengan tidak ada semangat, kita pun akan melakukannya dengan ogah-ogahan. Tentu saja hasilnya berbeda.

 Ketika saya pindah rumah, keluarga istri saya datang untuk membantu kami mempersiapkan rumah yang baru. Kami membangun dapur dengan sangat sederhana. Kami memperdalam septitank dan merombak kamar mandi. Banyak hal yang kami laukan bersama dan tentu saja dengan penuh semangat. Bapak mertua saya terus bekerja sampai malam. Kami bangun di pagi hari dan langsung bekerja. Istri saya terpaksa harus bangun lebih pagi untuk menyiapkan makanan. Kami melakukannya dengan penuh semangat. Dan hasilnya? Hanya dalam waktu satu minggu, rumah sudah di cat ulang, dapur sudah siap dan belakang sudah di pagar. Saluran air juga sudah siap. Semua kami lakukan dengan penuh semangat sehingga kami bisa bekerja lebih dari 12 jam sehari. Pastilah hasilnya berbeda ketika memiliki semangat dalam melakukan sesuatu dengan tanpa semangat.

 Bersemangatlah setiap hari maka kita pun akan menikmati hari itu. Cobalah untuk memulai hari dengan ogah-ogahan. Kita akan merasa BT dan tidak senang menjalani hari itu. Kita merasa semua yang ada di sekitar kita menjadi salah. Bahkan meja pun bisa kita marah-marahin karena terletak di sudut itu-padahal dari dulu meja memang terletak disitu. Kita menjadi mudah marah. Kita bertemu teman dengan muka yang cemberut, tentu saja membuaat teman-teman kita menjauh dari kita. Hari yanag kita lalui tanpa semangat membuat hidup kita tidak indah, tidak bahagia.

 Tetapi mulailah suatu pagi dengan semangat maka kita akan melakukan segalanya, melihat segala sesuatunya dengan cara yang berbeda. Bahkan ketika ada sesuatu yang seharusnya membuat kita marah, kita hanya tersenyum, mentertawakan diri kita. Ita menjadi sahabat yang baik dan setiap orang dengan senang hati berada di dekat kita. Semangat membuat diri kita bahagia dalam menjalani hidup.

 Ketika di Medan, saya bertemu seorang ibu dengan sembilan anak. Ibu itu ditinggal suaminya ketika dia mengandung anak yang kesembilan. Seharusnya ibu tersebut sudah tidak memiliki semangat lagi dalam menjalani hidup Bayangkan saja, dirinya harus membiayai sembilan anaknya sementara suaminya menikah lagi dengan sesama pemulung di suatu tempat pembuangan sampah. Suami yang tadinya penghasilan pas-pasan –karena bekerja sebagai pemulung-justru pergi meninggalkannya ketika hamil empat bulan. Tetapi ibu tersebut memiliki semangat. Dia tidak menceritakan kesusahannya, putus asa ataupun kemarahannya. Dia menunjukan semangatnya ketika harus mencari uang untuk sembilan anaknya. Dia memelihara babi milik orang lain dan juga mencari sampah yang berupa plastik ataupun makanan sisa.

 Ketika melihat anak-anaknya dipagi hari, si ibu tersebut memiliki semangat untuk memulai hari yang baru, berjuang untuk anak-anaknya. Dia menemukan hal-hal yang membuat dirinya semangat. Anak-anak yang harus dia beri makan merupakan sumber semangat buat dirinya bangun sangat pagi dan bekerja seharian. Apakah yang membuat kita semangat ketika bangun di pagi hari? Akan bertemu dengan tantangan baru? Mau menghasilkan sesuatu yang besar? Mencapai mimpi kita?

 Keinginan untuk sukses membuat kita bersemangat di pagi hari. Tanpa keinginan tersebut kita akan bermalas-malasan seharian. Keinginan tersebut pula yang membuat saya menggunakan waktu cuti saya untuk menulis. Terkadang saya menulis sampai mata saya sakit kelelahan. Saya pun istirahat dan esoknya siap untuk menulis lagi. Keinginan untuk memiliki keluarga yang harmonis juga membuat saya menghentikan kegiatan menulis dan menghabiskan waktu dengan istri saya. Keinginan tersebutlah yang membuat saya memiliki semangat ketika saya harus memberikan training selama dua hari, sendirian. Walaupun sering kali kaki terasa sakit karena sudah berdiri seharian, esoknya, saya tetap semangat memberikan training.  

 Bangunlah di pagi hari, mengucap syukurlah atas hari lalu dan hari yang akan kita lewati. Mandilah di pagi hari lalu mulailah bekerja. Kalau perlu ucapkan kepada diri sendiri,”Libe semangat!!” Berteriaklah, karena luapan energi akan membuat semangat di dalam tubuh kita. Teruslah korbarkan semangat dalam diri kita. Cari sumber semangat. Milikilah keinginan supaya Anda memiliki semangat.

S. Libe Suryapusoro di www.sayabisa.com

3 Responses to “Keinginan Menimbulkan Semangat”