Apa yang Anda cari: Uang?
Sangat mudah mengatakan uang bukan segalanya ketika kita memiliki uang. Mau apa saja bisa terwujud karena ada uang. Semua kebutuhan sudah terpenuhi. Rumah yang diidam-idamkan sudah dimiliki. Makanan sudah tersedia. Gaji tiap bulan sudah pasti dan memenuhi semua kebutuhan. Toh kalau masih belum cukup ada orang lain yang akan membantu perekonomian kita. Bukankah uang bukan segalanya? Itu yang saya rasakan ketika saya memiliki uang. Saya tidak pernah memikirkan secara mendalam tentang kebutuhan kehidupan kami. Walaupun gaji saya tidak terlalu banyak, tetapi bisa memenuhi semua kebutuhan kami. Read the rest of this entry »
Apa yang Anda Cari: Posisi?
Suatu hari, ketika saya ke kantor di hari libur, saya pun berbicang-bincang dengan penjaga malam. Pak Joko, demikian panggilannya, menceritakan kesedihannya sekaligus kemarahannya karena perlakukan salah satu staf dimana saya bekerja. Sejak menikah, saya jarang menghabiskan waktu di kantor sehingga jarang ngobrol dengan Pak Joko. Dahulu, kami sering duduk santai sementara dia menjaga kantor kami.
Saya selalu mendapatkan sapaan selamat sore ketika dia datang ke kantor. Tetapi sudah lama saya tidak melihat lagi wajahnya. Saya pikir karena saya yang jarang pulang malam sehingga tidak bertemu dengannya. Ternyata Pak Joko sudah tidak seramah dulu karena ada beberapa staf yang tidak menghargai dirinya karena posisinya yang hanya penjaga malam. Jika bertemu dengan saya, dai masih tetap ramah tetapi dia tidak lagi datang ke ruangan-ruangan dan menyapa setiap staf yang masih ada di ruangan. Read the rest of this entry »
Belajar Dari Starbucks: Membangun Kepercayaan
Banyak pemimpin yang lebih dahulu menanyakan pekerjaan daripada kabar dari orang yang dipimpinnya. Mereka sangat memperhatikan hasil kerja karyawannya tetapi tidak memperhatikan si karyawan itu sendiri. Bahkan terkadang tidak menyadari kehadiran atau ketidakhadiran orang tersebut di sekitarnya. Mereka tidak terlalu tahu apakah karyawannya sedang mengalami permasalahan dengan anaknya yang sakit atau orang tuanya atau istrinya. Yang penting hasil kerja sesuai yang diharapkan, jika tidak sesuai barulah mereka mencari tahu apa yang terjadi dengan karyawannya. Sikap seperti ini menunjukan bahwa kepentingan organisasi lebih penting daripada karyawan itu sendiri. Read the rest of this entry »
Mundur Tidak Berarti Gagal
Beberapa tahun yang lalu saya putuskan saya tidak melanjutkan kuliah saya S2 dalam bidang Christian Leadership. Saya gagal dalam kuliah saya, bahkan gagal sebelum diputuskan gagal oleh pihak universitas. Biasanya orang menunggu dikeluarkan tetapi saya mengundurkan diri terlebih dahulu. Bukan keputusan yang mudah. Saya sudah mengeluarkan banyak uang, dan menyelesaikan hampir setengah yang harus diselesaikan. Orang tua saya sagat senang ketika mendengar saya melanjutkan S2 dan akhirnya mereka sangat sedih ketika mendengar sayamengakhirinya. Demikian juga istri saya. Seakan-akan kebanggaan sebagai calon lulusan S2 menjadi sirna.
Banyak alasan mengapa saya memilih gagal dalam kuliah saya. Iya, Anda tidak salah membaca. Saya yang memilih untuk gagal dalam kuliah tersebut. Pilihan ada di tangan saya bukan di tangan roang lain. Saya bisa memberikan banyak sekali alasan bahkan lebih banyak dibandingkan yang Anda perlukan. Mulai dari kesibukan, ketidakadaan biaya, bentrok dengan waktu kerja, kampus di kota saya yang tiba-tiba di tutup, saya tidak merasakan manfaat yang besar dan sebagainya. Asal tahu saja, itu hanya sekedar alasan dan alasan tidaklah selalu benar. Bukankah saya seharusnya sudah tahu dari awal kalau kuliah itu menyita banyak waktu dan biaya? Mengapa dahulu bukan alasan sekarang jadi alasan? Read the rest of this entry »
Mengetahui Mimpi Anda
Mimpi menjadikan arah kemana kita akan pergi. Mimpi juga memberikan gairah dalam hidup kita. Mimpi berbeda dengan angan-angan. Angan-angan adalah sesuatu yang kita ingin itu terjadi di dalam hidup kita tetapi kita tidak yakin itu bakal terjadi. Sedangkan mimpi adalah sesuatu gambaran di masa yang akan datang yang kita yakin akan mencapainya.
Apakah mimpi Anda? Read the rest of this entry »
Ketakutan Membuat Kita Tenggelam
Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: “Tuhan, tolonglah aku!” Matius 14:30
Ketika saya memberikan sebuah training, seorang peserta bertanya kepada saya, “Apakah Anda pernah mengalami kegagalan?” Sebenarnya saya sudah menceritakan kegagalan saya hanya saja si peserta tersebut sedang ngantuk-ngantuknya. Maklum mereka harus menedengarkan saya selama dua hari dari jam 09.00-18.00. Pasti capek sehingga wajar di bagian akhir acara si peserta tersebut bertanya hal yang sudah diceritakan. Read the rest of this entry »
Belajar dari Starbucks: Orang yang Menyapu yang Seharusnya Memilih Sapu
Tanpa adanya keterikatan dan kreativitas para karyawannya, sebuah organisasi tidak bia meraih kesuksesan. Kebanyakan organisasi justru mencekik karyawannya sendiri, memerintah mereka sesuka hati dan mengatakan apa yang harus dilakukan oleh karyawannya. Setiap perusahaan memiliki buku peraturan dan buku tersebut justru berusaha memerintahkan kepada orang banyak untuk bekerja dan bukannya menjelaskan apa yang sedang kita lakukan. Ketika harus melakukan penghematan, pemimpin organisasi bertindak sendiri, bahkan sampai menentukan jumlah sapu yang akan dipakai dan merek sapu tersebut. Perubahan itu terjadi tanpa diketahui penyebabnya oleh para karyawan. Mungkin karyawan justru mengetahui cara menghemat anggaran dan melakukannya dengan suka rela jika memang mereka mengetahui apa yang sedang terjadi di organisasinya. Read the rest of this entry »
Pengembangan Diri: Anda Diciptakan Untuk Menghasilkan Keturunan
Di budaya Jawa ada istilah banyak anak banyak rejeki. Banyak orang yang tidak setuju dengan istilah ini tetapi menurut saya istilah ini benar. Hanya saja cara pandang saya berbeda dengan yang lainnya. Mereka yang memegang prinsip banyak anak tersebut menganggap bahwa ketika memiliki anak maka akan datang rejeki yang lebih besar. Kalau budaya ketika prinsip tersebut ada yaitu budaya desa dan memerlukan banyak tenaga kerja maka prinsip tersebut benar. Semakin banyak anak mereka memiliki banyak orang untuk mengelola tanah mereka yang luas. Mereka memiliki tenaga kerja yang banyak. Para wanita bekerja di dapur menyiapkan makanan sedangkan para laki-laki di ladang, mengolah tanah. Akhirnya hasil yang didapatkan pun semakin banyak. Boleh-boleh saja berpendapat seperti itu tetapi bukankah anak itu sendiri merupakan rejeki dari Tuhan? Bukankah banyak orang yang meminta anak? Jadi boleh dong mereka yang memiliki banyak anak berbahagia karena mereka dipercaya mengasuh banyak anak. Read the rest of this entry »
Pengembangan diri: Anda Diciptakan Dengan Kuasa
Aku punya kuasa “Maaf, saya hanyalah orang yang diciptakan sebagai orang kecil. Saya tidak memiliki kuasa untuk melakukan apapun. Lihatlah posisi saya, saya orang terendah yang hanya menerima perintah dan tidak bisa memberikan perintah. Lihat kehidupan saya, saya tidak pernah memiliki kuasa.” Mungkin ada memiliki pemikiran sama dengan apa yang saya tuliskan diatas. Tetapi marilah kita lihat lebih jauh ke masa lalu kita.
Ketika kita masih dalam kandungan, kita bisa memerintah orang dewasa dengan istilah nyidam. Kita sering mendengar kalau bayi dalam kandungan memiliki keinginan makan sesuatu maka ibunya akan nyidam sesuatu. ”keinginan bayi” begitulah istilahnya. Ada seorang ayah yang dengan susah payah mencari mangga muda curian (harus muda dan curian tidak boleh membeli di pasar atau meminta ke yang punya pohon). Karena dia tinggal di Jakarta, pastilah sulit buatnya mencari pohon mangga apalagi mencurinya. Terpaksalah seorang ayah harus keluar kota, menuju sebuah desa dan diam-diam mencari pohon mangga yang berbuah. Read the rest of this entry »
Tiga Jenis Rintangan Mencapai Sukses
Setiap hal pastilah ada rintangannya. Bahkan untuk hal yang sangat sepele pun kita menemukan rintangan di baliknya. Ketika kita menginginkan air minum, kita tidak menemukan sedikitpun di sekitar kita. Kita perlu berjalan beberapa meter bahkan mungkin ratus meter, mengambilnya atau membelinya barulah kita bisa meminumnya. Ada tiga jenis rintangan mencapai sukses yang saya kenal. Read the rest of this entry »